===================
Minggu, 06 September 2015
STROKE
Stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak. Stroke terbai dua macam, yaitu stroke iskemik dan stroke hemorragik. Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau darah beku yang telah menyumbat salah satu pembuluh darah ke otak. Sementara itu, pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan merembes ke daerah otak dan merusaknya. Ada beberapa faktor resiko yang dapat memperparah stroke, yaitu hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan hiperlipidemia (peningkatan kadar lipid / lemak dalam darah). Sedangkan beberapa gejala stroke adalah sebagai berikut:
Kelemahan / kelumpuhan lengan, tungkai, atau salah satu sisi tubuh.
Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran.
Sulit memikirkan atau menguncapkan kata-kata yang tepat.
Tidak mampu mengenali bagian tubuh.
Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih.
Tubuh hilang keseimbangan dan terjatuh.
Oleh karena penyebab stroke beraneka macam, maka alangkah baiknya jika pemakaian resep herbal berikut ini dikombinasikan agar didapatkan hasil pengobatan yang maksimal. Pengobatan Tradisional Untuk Stroke Bahan Yang Dibutuhkan:
Resep I:
Daun dewa (Gynura segetum) secukupnya
Sambung nyawa (Gynura procumbent) secukupnya
Umbi daun dewa (Gynura segetum) secukupnya
Resep II:
Sambiloto (Androgapis paniculata) secukupnya
Resep III:
20 gram Pegagan (Centella asiatica)
Cara Pembuatan:
Resep I:
Jus 3 lembar daun dewa segar dan 3 lembar daun sambung nyawa segar. Minum jus terapi ini 3 kali sehari. Pada salah satu waktu konsumsi, tambahkan 20 gram umbi daun dewa segar.
Resep II:
Rebus satu genggam daun dan batang samiloto kering (sekitar 15-25 gram) dengan 3 gelas air dalam kuali tanah. Biarkan mendidih hingga air tersisa setengah bagian (1.5 gelas). Setelah dingin, saring airnya. Minum 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas satu jam sebelum makan. Jika lupa, usahakan diminum pada saat perut kosong.
Resep III:
Rebus 20 gram akar dan daun pegagan dengan 3 gelas air dalam kuali tanah. Biarkan mendidih dan air tersisa setengah bagian. Saring airnya. Minum 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas. Usahakan diminum pada waktu perut kosong dan sebelum makan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar